Sekarang gilirannya ngebahas penikmat dari yg biasa-saja sampai fanatik sebuah musik Metal, sebut saja Metalhead (kepala Metal? Mungkin karena isi kepalanya hanyalah Metal haha), atau suka disebut juga dengan Headbanger, karena ciri khas mereka saat mendengarkan genre ini, yaitu Head-banging (Menganggukan kepala) sirama dengan musik seperti ini
Entah darimana asal-usul membuat cara ini menjadi cara menikmati musik keras ini, tapi istilah headbanger mulai sejak dari tur band Led Zeppelin di U.S tahun 1969. Para penonton di barisan pertama mengaggukan kepala mereka sesuai dengan iringan musik.
Cara menikmatinya pun bermacam2 ada yg sambil menutup mata mereka, ada yg sambil menaikkan tangan dan membentuk simbol ” \m/ ” dengan jariatau istilahnya, raise the “sign of horns”.
IMO, headbanging bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi beban pikiran atas masalah2 masalah lo, kenapa? Karena menurut gw dengan menganggukan kepala ini (dengan mendengarkan musiknya juga tentunya) bisa menaikkan adrenaline dalam diri lo sendiri, yg seharusnya dengan otomatis membuat lo lupa sejenak dengan masalah yg lo alami saat itu dan otomatis pun, bisa mengurangi beban lo karena pikiran itu, ye ga? ya walaupun, bisa bikin kepala dan leher rada2 pegel dan sakit juga kalo terlalu lama karena juga bisa menyebabkan struk atau penyakit lain yg disebabkan karna “cidera” di leher (jika tidak hati-hati). Hehe it’s just in my opinion, cmiiw..
Jadi sebaiknya when you’re bang your head you should stay aware, karena bisa membuat cidera juga jika tidak hati2. Dan ga buruk kan untuk mendengarkan dan menikmati musik Metal?
Beavis and Butthead aja setuju tuh, haha..














